Home  |  Tentang SIMS  |  Unit Bisnis SIMS  |  Berita SIMS   |  Info Tech  |  Info Karir  |   ***** Webmail Login SIMS.CO.ID *****   



SIMS JOGJA (JOGJA MEDIANET) AUDIENSI DENGAN GUBERNUR DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, Jogja Media Net (JMN) dalam mengembangkan usaha perusahaan dibidang pelayanan Teknologi Informasi (TI), disamping mensosialisasikan program, diharapkan juga memasyarakatkan TI kepada masyarakat DIY yang masih buta komputer menjadi melek komputer. Sehingga fasilitas komputer tidak hanya dianggap sebagai pengganti mesin ketik, namun sebagai failitas untuk meningkatkan pengetahuannya.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat menerima rombongan JMN di Gedong Wilis, Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Senin pagi (22/1).

Rombongan JMN yang dipimpin Direktur PT. Saranainsan Mudaselaras Pusat, Gugun Yudinar, menemui Gubernur DIY untuk mempresentasikan program kerja dalam upaya membantu DIY mengenai TI menuju Cyber Province. Hadir mendampingi Gubernur, Asisten Fasilitasi dan Investasi Dr. Sunjoto, Dipl.HE DEA, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Drs. Sugito, MM, Kepala Bapeda Ir. Setyoso Hardjowisastro, MSi, dan Kabid Humas BID DIY, Alex Samsuri, SH.

Lebih lanjut Sultan mengatakan, Eksekutif dan JMN diminta untuk selalu berkoordinasi dan mengkaji kembali Cyber Province yang selama ini diprogramkan dan sedang berjalan di Provinsi DIY, apakah sudah memenuhi syarat atau belum. Kalau sudah kan bisa kita deklerkan, untuk membuktikan bahwa Cyber Province tersebut tidak hanya sekedar slogan tetapi benar-benar ada isinya termasuk Education TI dan Digitel Governement Services (DGS),tambahnya.

Sultan menekankan perlunya JMN untuk lebih jauh memprogramkan Education TI sekaligus dicarikan cost yang lebih murah dan fleksibel. Sebab program ini, kata Sultan, akan ditempatkan bagi SD dan SMP. Sedang untuk Dinas, Biro dan Badan, yang akan diutamakan adalah Dinas Kesehatan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih cepat, murah dan tepat. Pasalnya guna memback up masyarakat miskin untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah. Sementara untuk pelayanan transportasi. JMN diharapkan pula mampu mempromosikan Jogja keberbagai daerah.

Keberadaan Yogyakarta ini sangat strategis dilalui Kerata Api. Jadi kedepan keberadaan Kereta Api bisa berhenti di Adisucipto misalnya, dimana Adisucipto akan menjadi tempat pilihan terdekat bagi masyarakat Jawa Tengah bagian selatan dan sebagian masyarakat Jawa Timur. Dengan demikian 15 juta orang dari Jatengmaupun Jatim memungkinkan beraktifitas melalui Adisucipto yang kemudian memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi 3,5 juta masyarakat DIY,tutur Sultan.

Direktur PT. Saranainsan Mudaselaras Pusat, Gugun Yudinar menjelaskan, bahwa keneradaan JMN di Yogyakarta telah memasuki usia 5 tahun. Kiprah JMN, kata dia, telah berusaha membantu Pemerintah Provinsi DIY terkait dengan fasilitas TI, seperti TV Kabel, Layanan Data, Data Center, IT Solutions, Trauma Centre dan lain-lain. Karenanya Gugun menilai, JMN tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya kerjasama antara Pemerintah Provinsi DIY, pengusaha/bidang usaha, dan masyarakat.

Hal yang sama, ungkap Gugun, juga telah dilakukan di Jakarta, Bali, dan Kebumen , menyusul dalam waktu dekat di Provinsi Riau. Untuk di Yogyakarta, Joga Media Net telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan Provinsi DIY terkait penyediaan layanan TI, dan telah dikembangkan di beberapa Dinas, Badan dan Biro serta sekolah. Seperti SMP 5 dan SMA 8 telah memanfaatkan layanan tersebut,ungkapnya.

Sementara kepada reporter pemda-diy.go.id, Gugun Yudinar menjelaskan, bahwa presentasi di hadapan Gubernur DIY terkait dengan pencanangan Jogja sebagai suatu Cyber Province, dimana usaha JMN adalah suatu jaringan Networking. Dalam layanan-layanan yang berpusat di Jogja itu, sudah sejauh mana kontribusi Jogja Media Net sebagaimana di canangkan oleh Gubernur DIY,katanya.

Gugun mengharapkan, nantinya tidak hanya Jogjaklarta saja yang menjadi Cyber Province, namun kedepan Yogyakarta menjadi provinsi yang berbasis cyber, dimana sumber daya manusianya mampu menguasai TI atau komputer dan lain-lain yang pada akhirnya menjadi manusia unggulan. Kalau hal ini terjadi, Jogja akan menjadi percontohan secara nasional karena beberapa tahun kedepan penguasaan TI ini tidak sampai ketinggalan,tandas Gugun.











Sumber berita :
Sub.Bid.Pemberitaan BID DIY
http://www.pemda-diy.go.id/berita/article.php?sid=3239#





© 2010 - PT. SaranaInsan MudaSelaras (SIMS)   
Developed by : public_relations@sims.co.id.    
Best viewed : 1024 X 768